Cari Blog Ini

Selasa, 07 Desember 2010

2 Korban Titanic Muncul Tanpa Perubahan Fisik


Saat ditemukan, secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula.

Bayangkan, selama berpuluh-puluh tahun Smith dan Wenny hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuat mereka kelihatan tua dan lemah.



Kapten Smith saat ditemukan telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih. Bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912.
Melalui penyelidikan dan identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, keduanya dipastikan sebagai Kapten Smith dan Wenny.
Orang mulai menduga keduanya adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu.
Ilmuwan Amerika, Ado Snandick berpendapat, mata manusia tidak bisa melihat keberadaan suatu benda dalam ruang lain, itulah obyektifitas keberadaan lorong waktu.
Dalam sejarah, orang, kapal-kapal, pesawat terbang dan lain-lain sebagainya yang hilang secara misterius. Seperti yang sering kita dengar di perairan Segitiga Bermuda, sebenarnya adalah masuk ke dalam lorong waktu yang misterius ini.
Dalam ajaran Buddha terdapat satu bait penuturan: “Bagaikan sehari di kahyangan, tapi rasanya sudah ribuan tahun lamanya di bumi, tampaknya memiliki makna kebenaran yang sangat dalam.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOTAK KOMENTAR

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...