Cari Blog Ini

Sabtu, 18 Desember 2010

Lelaki Ingin Jual Jet Tempur ke Iran













 Seorang lelaki asal California diadili karena merencanakan penjualan pesawat jet tempur milik Amerika Serikat kepada pemerintah Iran. Tidak hanya itu, lelaki ini juga mengklaim mempunyai beragam suku cadang pesawat jet serta pengendali teknologi tinggi yang siap dipasarkan.

Marc Knapp, 35, tertangkap pada Juli setelah dibuntuti oleh agen rahasia FBI yang menyamar selama tujuh bulan. Dalam penyamarannya tersebut, agen yang tidak disebutkan namanya ini, mendapat pengakuan langsung dari Knapp mengenai serangkaian rencana penjualan skala besar tersebut.

Menurut laporan pengadilan yang dilansir dari laman CNN, Minggu, 18 Desember 2010, agen rahasia ini menyamar sebagai rekanan Knapp yang menyatakan keinginannya bekerja sama dalam penjualan senjata tempur. Mereka bertemu beberapa kali di California, Pennsylvania, dan Delaware. Tidak hanya di dalam negeri, Knapp dan agen rahasia ini juga bertemu di Budapest, Hungaria.

Laporan tersebut mengatakan bahwa Knapp mengungkapkan rencana mendapatkan pesawat jet tempur F-5B dari sebuah tempat di California. Knapp mengatakan bahwa Iran akan tertarik membeli jet tersebut dan beberapa perangkat tempur lainnya. Agen rahasia, pada laporan tersebut, juga mengatakan bahwa Knapp tidak peduli jika jet itu memang akan dimiliki oleh Iran.

Pada Juli lalu, Knapp menunjukkan kontrak penjualan jet tempur kepada agen rahasia tersebut. Pada kontrak, disebutkan pesawat jet yang pernah digunakan AS pada perang Vietnam itu dijual seharga US$3,25 juta atau sekitar Rp 29 miliar.

Pesawat ini oleh angkatan laut AS kini digunakan sebagai pesawat latihan atau dijual kembali ke negara lain.

Knapp ditangkap pada bulan Juni saat sedang menegosiasikan pengiriman pesawat dengan agen rahasia yang menyamar. Rencananya pesawat akan dikirim ke Iran melalui Hungaria. Pada negosiasi tersebut juga terungkap bahwa Knapp memiliki beberapa perangkat pendukung tempur lainnya, di antaranya kursi pelontar pesawat F-14, petunjuk darurat pesawat tempur, radio penyelamat, dan pakaian anti-gravitasi.

Pengiriman senjata tempur ke Iran dilarang oleh pemerintah AS karena ditakutkan digunakan untuk menyerang AS dan negara-negara sekutu lainnya. Pengadilan atas Knapp masih terus berlangsung, jika terbukti bersalah dia akan mendapat hukuman penjara maksimal 40 tahun dan denda US$2 juta.
Sumber:Vivanews

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOTAK KOMENTAR

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...