Cari Blog Ini

Sabtu, 18 Desember 2010

Mengecek Kesehatan Dari Warna Kuku

http://izenha.files.wordpress.com/2010/03/melanoma2.jpg


Mendeteksi kondisi kesehatan dari warna kuku. Perubahan warna alami pada kuku ternyata bisa menjadi sinyal gangguan kesehatan di dalam tubuh. Untuk itu, jangan anggap remeh jika warna kuku tiba-tiba berubah tak seperti biasanya. Setiap warna 'aneh' yang muncul mengindikasikan gangguan kesehatan berbeda, seperti dikutip dari laman GeniusBeauty.

Pucat
Seiring pertambahan usia, warna kuku cenderung berubah pucat. Warna kuku orang yang berusia lebih muda, biasanya terlihat lebih terang dibandingkan dengan milik orang usia senja.

Nah, bila usia Anda masih tergolong muda, namun warna kuku terlihat pucat dalam beberapa waktu, ini bisa mengindikasikan masalah kesehatan. Mungkin Anda mengalami anemia, gejala penyakit jantung atau hati. Lakukan tes kesehatan.

Berwarna kuning
Menggunakan cat kuku warna merah ternyata bisa membuat warna alami kuku memudar dan berubah menjadi kekuningan. Jangan anggap sepele, bisa jadi ini pertanda bahwa Anda mengalami infeksi jamur. Tapi, jangan panik! Masalah jamur di kuku umumnya dapat diobati dengan mudah.

Warna kebiruan
Ini bisa menjadi pertanda adanya masalah asupan oksigen di dalam tubuh. Warna ini seringkali muncul akibat terpaan cuaca yang terlalu dingin. Namun, jika warna kebiruan terus melekat di kuku, Anda perlu waspada. Dalam kasus serius, warna ini menandakan adanya gangguan paru-paru, atau diabetes. Lakukan tes kesehatan.

Lubang-lubang kecil
Kasus ini biasanya muncul akibat luka ringan kuku. Tetapi, jika lubang tersebut menjadi terlalu banyak, mungkin Anda menderita psoriasis atau arthritis. Lakukan cek kesehatan.

Retak dan rapuh
Kulit kuku pecah atau mudah retak menjadi indikasi kuat yang berhubungan dengan penyakit tiroid. Tes untuk penyakit tersebut dilakukan dengan cepat dan tanpa rasa sakit, jadi jangan khawatir, Anda hanya perlu melakukan check-up kesehatan.

Kutikula merah
Jika kutikula berwarna merah dan bengkak, itu bisa berarti adanya beberapa gangguan dari jaringan ikat. Tapi jangan khawatir, karena gangguan kutikula mungkin terjadi akibat proses penghapusan cat kuku yang terlampau kasar sehingga memicu iritasi. Coba ganti remover cat kuku yang lebih cocok untuk Anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KOTAK KOMENTAR

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...