Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label kuno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuno. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Desember 2010

Runtuhnya Peradaban Suku Maya

Jatuhnya Peradaban Suku Maya

Kota-kota besar telah ditelan oleh hutan, dan kebijaksanaan Maya dan pengetahuan hilang kepada umat manusia selama berabad-abad. Apa yang diturunkan masyarakat yang berkembang ini, yang telah selamat dan makmur selama ribuan tahun?

Reruntuhan Maya

Reruntuhan Maya, Tical tersembunyi jauh di dalam hutan hujan Guatemala. Hanya terdapat beberapa kuil dan istana. Plaza besar tertutup dalam lumut dan waduk raksasa yang ditelan oleh hutan. Penghuninya hanya binatang liar dan burung.



    

Tetapi 1.200 tahun yang lalu, Tikal adalah salah satu kota utama dari peradaban Maya yang luas dan megah yang membentang dari selatan Meksiko, Belize dan Guatemala. Tikal adalah rumah bagi mungkin 100.000 orang. Lahan pertanian membentang sejauh mata memandang.


Maya berhasil selama hampir 2.000 tahun. Tanpa menggunakan kereta dorong atau logam, mereka membangun struktur bangunan batu yang besar. Mereka berhasil melacak waktu setahun matahari adalah 365 hari dan salah satu dari beberapa buku yang ditemukan berisi tabel gerhana. Dari observatorium, seperti yang di Chichen Itza, mereka berhasil menemukan Venus.




Chichen Itza, El Caracol and Castillo from Nunnery.
(Photo Copyright © Clive Ruggles, University of Leicester )


Chichen Itza, Observatory (El Caracol) from NW


El Castillo, Chichen Itza.


Mungkin dokumen yang terbaik adalah Dresden Codex. Ini adalah laporan lengkap dari pengamatan astronomi dari suku Maya. Suku Maya berusaha untuk memahami siklus berulang dari gerakan bulan dan planet-planet, dan dengan demikian untuk dapat memprediksi kapan badan ini akan berada di tempat-tempat tertentu di langit di masa depan. Untuk memungkinkan prediksi tersebut, Maya juga mengembangkan sistem nomor canggih, basis 20 (dibandingkan dengan sistem basis kami 10). Pengamatan mereka digunakan oleh imam mereka untuk menunjukkan ke penguasa meso-Amerika yang menguntungkan untuk berbagai tindakan. Dresden Codex berisi :
  • Tabel Gerhana yang memprediksi saat-saat ketika gerhana dapat terjadi.
  • Tabel Venus yang memprediksi saat-saat Venus muncul sebagai bintang pagi dan penampakan lain dari planet ini.
  • Tabel Mars yang mencatat waktu ketika Mars masuk ke dalam gerak retrograde. Sebuah tabel kedua Mars yang melacak gerakan planet di sepanjang ekliptika yang baru-baru ini telah diidentifikasi.
Mereka mengembangkan matematika mereka sendiri, menggunakan nomer dasar 20, dan memiliki konsep nol. Mereka juga memiliki sistem penulisan mereka sendiri. Peradaban mereka begitu stabil dan mapan, mereka bahkan memiliki sebuah kata untuk jangka waktu 400 tahun.









Masyarakat Maya itu giat, tetapi juga bisa brutal. Itu sangat hirarkis dan sangat spiritual. Manusia dikorbankan untuk menenangkan para dewa. Para penguasa juga menyiksa diri sendiri - penguasa laki-laki Maya  mengupas sedikit kulit penis mereka dan untuk perempuannya,  lidah mereka, tampaknya dengan harapan memberikan makanan bagi para dewa yang memerlukan darah manusia.

Pada abad kesembilan, dunia Maya terbalik. Banyak pusat-pusat besar seperti Tikal sepi. Kuil suci dan istana menjadi rumah bagi beberapa penghuni liar, yang meninggalkan sampah rumah tangga di bangunan ini. Ketika mereka juga pergi, Tikal ditinggalkan selamanya, dan peradaban Maya tidak pernah ditemukan. Hanya sebagian kecil dari orang-orang Maya selamat menghadapi penjajah Spanyol pada abad 16.

Selama beberapa dekade, para arkeolog telah mencari untuk penjelasan keruntuhan Maya. Banyak teori telah diajukan, mulai dari perang dan invasi untuk migrasi, penyakit dan pertanian. Tapi tak satu pun dari teori konvensional sudah cukup baik untuk Dick Gill. Dia percaya bahwa apa yang telah menghancurkan Maya adalah kekeringan. Namun, kekeringan sebagai satu-satunya penjelasan dari runtuhnya Maya juga sangat kontroversial.




Kekeringan Hebat

Dick Gill adalah orang yang paling tidak biasa yang mengajukan sebuah teori baru yang menjelaskan runtuhnya peradaban Maya. Ketika ia mulai berburu petunjuk, dia sebenarnya adalah seorang bankir.

Hubungan asmaranya dengan Maya dimulai kembali pada tahun 1968 ketika ia mengunjungi Chichen Itza di Meksiko Selatan saat liburan. Reruntuhan Maya, katanya, benar-benar menyentuhnya. Dia memutuskan untuk memecahkan teka-teki runtuhnya Maya.

Pada awal 1980-an, terjadi krisis perbankan di Texas. Bank milik keluarganya runtuh, dan Gill tiba-tiba keluar dari kerja dan bebas untuk mengikuti mimpinya. Ia pergi ke perguruan tinggi untuk belajar antropologi dan arkeologi.

Teori yang diungkapkannya tentang runtuhnya peradapan Maya itu adalah penjelasan yang tidak berasal dari buku dan studi, tetapi langsung dari masa kanak-kanak sendiri. Gill ingat kekeringan dahsyat di Texas tahun 1950-an, ketika lahan pertanian telah kering dan kebakaran mengamuk.

'Penyelidikannya membawanya ke suatu kesimpulan dramatis - bahwa peradaban Maya terdiri dari jutaan orang yang telah meninggal dengan sangat tiba-tiba."

Dia merasa yakin Maya telah menghadapi kekeringan besar, tetapi ia tidak memiliki bukti untuk mendukung teori nya - sehingga ia berangkat untuk mencari petunjuk. Salah satu orang pertama yang ia ajak adalah arkeolog Dr Fred Valdez.

Valdez, dari University of Texas, bekerja jauh di dalam hutan Belize. Dia menghitung lahan pertanian Maya untuk memperkirakan jumlah penduduk. Dan penyelidikannya membuahkan kesimpulan dramatis - bahwa peradaban Maya terdiri dari jutaan orang yang telah meninggal sangat mendadak. Gill tahu beberapa faktor yang dapat menjelaskan ini - tetapi salah satu dari mereka adalah kekeringan.

Di mata Gill, ini memperkuat teorinya, namun ia masih membutuhkan bukti langsung. Catatan Nasional yang dirilis di Mexico City mengungkapkan bahwa, pada awal abad ke-20, kekeringan di wilayah Maya telah berlangsung tiga tahun. Inilah bukti bahwa kekeringan bisa, pada kenyataannya, terjadi di wilayah ini.

Dia kemudian menemukan dokumen yang lebih tua, catatan kolonial dari pemerintah Spanyol di provinsi Yucatan Meksiko, mengatakan kekeringan berulang. 'Saya menemukan permohonan ini untuk membantu', katanya. 'Tanaman sudah sangat buruk pada tahun 1795 - mereka kehabisan gandum dan mereka takut bahwa kematian yang mengerikan yang mereka lihat begitu sering di masa lalu akan terulang lagi, sehingga mereka meminta bantuan."

Gill sekarang punya bukti kekeringan dahsyat di masa lalu, tetapi tidak pada abad kesembilan. Lalu ia menemukan sebuah kebetulan yang luar biasa. Dia mempelajari ratusan makalah tentang meteorologi sebelum ia menemukan satu makalh berjudul 'Dendrochronology, keseimbangan massa dan fluktuasi depan gletser di utara Swedia'.

Sudah sangat dingin di Eropa utara pada saat runtuhnya Maya, tapi apa mungkin bisa ada hubungannya? Gill kembali ke catatan meteorologi, dan menemukan bahwa salah satu sistem tekanan tinggi di utara Atlantik telah bergerak menuju Amerika Tengah pada awal abad ke-20. Ini adalah waktu dari kekeringan kedua di daerah Maya dan dingin yang ekstrim di Eropa bagian utara.

Bukti Konklusif

Meskipun bukti itu semakin kuat, Gill masih belum memiliki bukti langsung kekeringan di daerah Maya di abad kesembilan. Dia akhirnya mendapatkan bukti bahwa ketika sebuah tim dari University of Florida mengunjungi Danau Chichancanab di wilayah Yucatan Meksiko.

Para ilmuwan menemukan bahwa abad kesembilan adalah masa terkering di daerah ini selama 7.000 tahun.

Tim ini tertarik pada iklim masa lalu dan diukur mereka dengan mengambil inti lumpur dari dasar danau. Lumpur tersebut telah terbentuk selama ribuan tahun. Dan di bagian lumpur yang lebih dalam terdapat kerang dan biji-bijian.

Kembali di laboratorium mereka di Gainesville, mereka melihat kerang kecil dari setiap bagian inti, dan khususnya dua jenis oksigen terkunci di dalamnya - berat dan ringan.

Permukaan cangkang dari zaman curah hujan tinggi didominasi oleh oksigen cahaya. Lebih banyak oksigen berat, berarti air dalam danau itu menguap pada waktu itu. Sebuah inti dari abad kesembilan menunjukkan gelombang oksigen yang luar biasa berat, menandakan itu adalah waktu paling kering di wilayah itu untuk 7.000 tahun.

'Ada kepuasan tertentu yang saya akhirnya mengerti apa yang terjadi pada Maya, tetapi sebagai seorang manusia itu mengerikan untuk berpikir tentang apa yang terjadi', katanya.

sumber:http://www.world-mysteries.com/Fall_of_of%20Mayan_civilization.htm

Rabu, 22 Desember 2010

Atm Jaman Dahulu, dan Penemunya


 

 

 

 


Luther Simjian Biography 1905 - 1997 

  
Luther George Simjian adalah salah seorang Penemu dan ilmuwan yang berumur cukup panjang. Ia dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905, dan meninggal pada 23 Oktober 1997 dalam usia 92 tahun. 
Simjian muda hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun, karena dipisahkan dari keluarganya pada masa Perang Dunia I. Setelah bertemu dengan kerabatnya di Connecticut, dia mulai belajar mandiri dengan bekerja sebagai Fotografer sesuai dengan bidang ketertarikannya. Pada awal mulanya, Simjian belajar di Universitas Yale dengan mengambil bidang Kedokteran. Namun minatnya berubah ketika Pihak Universitas memberikan pekerjaan di Laboratorium Foto. Pada tahun 1928, dia telah menduduki jabatan Direktur pada Departemen Fotografi di Universitas tersebut. 
Pada tahun 1934 Simjian pindah ke New York, di mana dia mengembangkan mesin X-ray warna dan self-posing portrait camera, yang memungkinkan subyek untuk melihat ke dalam cermin dan melihat gambar yang tepat yang akan diambil. Denagn berbekal penemuannya ini, Simjian mendirikan sebuah perusahaan manufaktur kamera dan menjual lisensi untuk menggunakan kamera tersebut di studio mini yang diletakkan dalam Departement Store dengan nama Photoreflex yang kemudian diganti dengan nama Reflectone. Perusahan inilah yang kemudian terus melakukan pengembangan optik, dan perangkat elektro mekanik.
Ketika Simjian menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi finacial tanpa bertemu dengan teller, ia diragukan banyak orang. Tak kenal menyerah, pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan menawarkan temuannya kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Baru setelah 6 bulan kemudian, Citicorp merespon tawaran Simjian tersebut. 
"Tampaknya, orang yang akan menggunakan mesin ini hanyalah sejumlah kecil pelacur dan penjudi yang malu dan tidak mau bertemu muka dengan tellers" tulis Simjian.
Ups, ternyata hari ini pada setiap sudut jalan, kita dapat dengan mudah menemukan mesin “ajaib” ini. Apa yang menjadi keraguan banyak orang pada masa tersebut sangat tidak terbukti. ATM sudah menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan bagi kebanyakan orang yang tinggal di perkotaan. Penemuan Simjian yang pada awalnya diragukan, kini telah membantu banyak orang dengan hadirnya kemudahan malalui mesin ATM.

Selasa, 21 Desember 2010

Miniatur Motor Kuno Berharga Ratusan Juta Rupiah


NEW YORK  — Miniatur-miniatur sepeda motor kuno ini adalah koleksi almarhum Malcom Forbes, anak pendiri majalah Forbes di Amerika Serikat. Ukurannya 1-12 inci yang dibuat tahun 1920-an. Harganya, ketika belum lama ini dilelang di Sotheby, New York, AS, mencapai 15.000 dollar AS atau sekitar Rp 135,6 juta.
Seperti tampak pada gambar, ada miniatur sespan bergaya Perancis bercat merah dan silverdengan tulisan “Auto-Cycle Paris” pada salah satu sisi gandengan itu. Ada lagi yang paling tua, sespan sepeda bermesin berwarna coklat berbahan nikel, lengkap dengan ban karet. Lalu, ada juga dua sepeda motor beroda tiga sebagai pengangkut barang yang disebut Wyandotte Humphrey Mobile dan Wyandotte Easter Bunny.

Keempat miniatur ini tergabung dalam semua koleksi lain Malcom, seperti miniatur replika kapal laut Lusitania sepanjang 1 meter yang diproduksi pada 1915 seharga 194.000 dollar AS (Rp 1,75 miliar). Selain itu, terdapat berbagai koleksi mainan lain, seperti kendaraan-kendaraan perang merek Jepang, seperti Alps, Bandai, Linemar, San, Matsudaya, Nomira, Yone, juga produksi Eropa, yakni Marx dan Hubley.
Semua koleksi mainan Malcom terjual dengan harga spektakuler, yaitu menyentuh angka 2,3 juta dollar AS (sekitar Rp 20,79 miliar). Nilai ini sekaligus membuktikan, hobi mengoleksi mainan merupakan aset.


Sumber: kompas.com

Minggu, 19 Desember 2010

Saqqara Bird, Pesawat Mesir Kuno



Tentu saja kita membutuhkan alat untuk bisa terbang, karena kita tidak seperti burung yang memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu. Seperti yang kita ketahui, menurut sejarah, tahun 1783 adalah tahun pertama manusia bisa mengangkasa, ketika dua orang Perancis, de Rozier dan d’Arlandes berhasil terbang dengan balon udara di atas kota Paris.

Lalu, pada abad berikutnya, teknologi mengalami lompatan, ketika kita bukan hanya bisa melayang, melainkan benar-benar melaju terbang dengan kecepatan tinggi. Ini terjadi, ketika Wright bersaudara menciptakan pesawat terbang, dan berhasil terbang dengan selamat di atas Kitty Hawk pada tahun 1903. Hal ini mewujudkan impian manusia untuk bisa terbang seperti burung, akhirnya menjadi kenyataan.

Namun, mungkin sejarah kita tidak seperti yang kita ketahui selama ini. Sebagian orang sejak lama percaya, kalau teknologi yang kita miliki sekarang sebenarnya tidak lebih hebat daripada teknologi nenek moyang kita, termasuk dalam hal Aerodinamika. Penemuan sebuah artefak di Mesir ini diklaim sebagai buktinya.

Pada tahun 1898, sebuah artefak kuno terbuat dari kayu sycamore ditemukan di sebuah makam di Saqqara, Mesir. Artefak ini diperkirakan berasal dari tahun 200 SM. Tetapi, apa yang menarik dari objek ini adalah kenyataan, kalau ia memiliki bentuk seperti sebuah pesawat terbang atau pesawat layang. Panjang objek ini sekitar 15 cm, dengan rentang sayap 18 cm. Ia bahkan memiliki ekor seperti sebuah pesawat.


Ini adalah pertanyaan lainnya dari salah seorang pembaca, mengenai sebuah “Ooparts” (Out of Place Artifacts) dari Mesir.


Ketika ditemukan, artefak ini kemudian dikatalogkan sebagai model seekor burung dan dibiarkan berdebu di ruang bawah tanah museum Kairo, hingga tahun 1969, ketika ditemukan oleh Dr. Khalil Messiha. Copy artefak itu kemudian dipajang di Museum Kairo dan menarik perhatian para peneliti.

Sejak itu, beberapa artefak serupa juga ditemukan kembali. Penemuan ini dianggap penting oleh pemerintah Mesir, sehingga mereka membuat sebuah komite untuk menelitinya lebih lanjut. Karena karakteristiknya yang berbentuk seperti itu, artefak ini kemudian disebut sebagai Saqqara Bird atau Saqqara Glider.

Pada tahun 1991, Dr. Messiha menerbitkan sebuah makalah berjudul “African Experimental Aeronautic : A 2.000 Years Old Model Glider”, yang berisikan teorinya mengenai Saqqara Bird. Ia percaya, kalau artefak ini adalah sebuah bukti yang tidak terbantahkan, kalau bangsa Mesir Kuno telah memiliki teknologi aerodinamika.

Teori Dr. Messiha cukup menarik untuk disimak, karena teori ini mendukung anggapan, kalau pada masa lampau nenek moyang kita sesungguhnya telah memiliki teknologi yang cukup tinggi.


Jika demikian, mungkinkah Saqqara Bird menunjukkan, kalau bangsa Mesir kuno yang hidup ribuan tahun yang lalu telah memiliki teknologi aerodinamika seperti yang kita miliki di masa modern ini?

Menurut pendapat saya tidak.

Saya tidak mengatakan, kalau bangsa Mesir kuno tidak memiliki teknologi tinggi. Yang ingin saya katakan, adalah mendasarkan argumen tersebut dengan menggunakan Saqqara Bird adalah argumen yang cukup lemah.

Mari kita melihat artefak ini dengan pandangan yang lebih kritis.

Pertama, kita harus mengetahui kalau apa yang dipajang di Museum Kairo adalah sebuah replika dari artefak yang sebenarnya. Namun replika ini dibuat dengan akurasi tinggi sehingga boleh dibilang mencerminkan karakteristik artefak yang asli.

Jika melihat foto di atas, mungkin kalian akan percaya kalau artefak itu adalah sebuah model pesawat terbang karena kemiripannya yang luar biasa.

Tetapi tunggu dulu, saya akan mengajak kalian untuk melihat sisi yang lain dari artefak ini.

Jika kita hanya melihat kepada foto artefak ini dari satu sisi, maka kita akan dibuat percaya kalau artefak ini adalah sebuah model pesawat.

Sekarang coba lihat dari samping.



Lalu dari depan.



Apakah masih terlihat seperti pesawat bagi kalian?

Sayangnya, beberapa website memang hanya menampilkan foto artefak ini dari belakang saja, sehingga menimbulkan kesan kalau artefak ini adalah sebuah model pesawat.

Namun, ketika kita melihat adanya sepasang mata di kepalanya, kita akan segera teringat dengan seekor burung, bukan sebuah pesawat. Bahkan kalian bisa melihat paruhnya.

Jadi, kita tidak bisa menyalahkan para arkeolog ketika mereka menyebutnya sebagai “burung Saqqara”.

Menurut para arkeolog, artefak ini sesungguhnya adalah model seekor burung Falcon. Burung ini memang biasa digunakan untuk mewakili beberapa dewa penting di Mesir seperti Horus dan Ra.

Namun, Dr. Messiha menolak anggapan, kalau artefak itu adalah seekor burung. Karena menurutnya, artefak tersebut tidak memiliki sepasang kaki dan ekor vertikal seperti itu.

Dr. Messiha lupa kalau artefak ini pun tidak mencerminkan sebuah pesawat. Untuk bisa terbang, sebuah pesawat membutuhkan Tailplane (ekor melintang pada pesawat). Pada Saqqara Bird, Tailplane tidak ditemukan. Lagipula, saya juga tidak melihat adanya roda pesawat pada artefak itu.



Namun, Dr. Messiha tetap pada pendiriannya, dengan menganggap kalau pada awal desainnya, artefak itu memiliki tailplane, yang karena suatu sebab hilang entah kemana. Jadi, ia berusaha membuktikannya dengan menciptakan sebuah replika pesawat mirip dengan Saqqara Bird yang besarnya 6 kali model itu untuk diterbangkan. Kali ini, ia menambahkan tailplane untuk membuktikan teorinya.


“Saya sudah membuat sebuah model serupa dari kayu Balsa, dan menambahkan Tailplane (yang saya anggap telah hilang), dan saya tidak terkejut ketika menemukan replika itu bisa melayang di udara, hingga beberapa yard ketika dilempar dengan tangan.”

Percobaan ini mungkin meneguhkan teorinya, namun, klaim Dr. Messiha ini dibantah oleh seorang desainer glider (pesawat layang), bernama Martin Gregorie yang membuat model yang sama, juga dari kayu Balsa. Menurut Martin, Saqqara Bird jelas tidak akan bisa stabil tanpa adanya Tailplane.



Replika Martin Gregorie

“Bahkan setelah Tailplane ditambahkan, kinerja Replika itu sangat mengecewakan” Kata Martin.

Martin menyimpulkan, bahwa Saqqara Bird mungkin hanyalah sebuah mainan anak-anak atau indikator angin, yang tentu saja bukan merupakan bukti kehebatan teknologi Mesir kuno.


Pada tahun 2006, History Channel juga pernah membuat sebuah dokumenter mengenai Saqqara Bird, dimana mereka meminta pendapat seorang ahli aerodinamika bernama Simon Sanderson yang segera membuat replika Saqqara Bird dengan ukuran 5 kali lebih besar dari ukuran aslinya.

Sanderson kemudian mengujinya dalam sebuah simulator, dan menemukan, bahwa Saqqara Bird memang bisa terbang dalam kondisi tertentu, namun ia membutuhkan rudder samping untuk terbang dengan benar.

Hasil eksperimen Sanderson cukup meneguhkan pendapat Martin Gregorie.

Jadi, dengan demikian kita bisa menyimpulkan, bahwa Saqqara Bird kemungkinan besar benar-benar model seekor burung.

Lagipula, jika benar-benar bangsa Mesir kuno memiliki teknologi penerbangan, mengapa hal itu tidak tertulis di dalam catatan-catatan kuno mereka atau catatan kuno bangsa lain seperti Yunani?

Walaupun replika burung yang dibuat Dr. Messiha (yang kebetulan dibuat dari kayu Balsa – kayu paling ringan di dunia) bisa terbang, apakah itu membuktikan kalau bangsa Mesir kuno punya teknologi pesawat terbang? Bisa saja itu cuma membuktikan kalau bangsa Mesir adalah pembuat mainan yang hebat.

Jika Dr. Messiha bisa mempercayai kalau artefak itu adalah model sebuah pesawat terbang yang tidak sempurna, mengapa ia tidak bisa mempercayai kalau artefak itu adalah model seekor burung yang tidak sempurna?


Oleh sebab itu, perdebatan tentang Saqqara Bird ini masih menjadi sebuah teka-teki. Karena, pada penemuan yang lain, disana terdapat Hieroglyph pada balok penyangga langit-langit sebuah ruangan di kuil kerajaan Mesir Kuno, yang lokasinya berada di Abydos. Klik disini untuk membaca artikelnya.

Hieroglyph tersebut menggambarkan objek-objek, seperti : pesawat, helikopter, kapal selam, zeppelin, dan glider. Kita boleh saja percaya, tapi bisa juga tidak. Karena, hal itu harus di dalami lebih lanjut oleh para ilmuwan untuk mencari kebenarannya

Jumat, 17 Desember 2010

10 Dinosaurus Bertanduk Paling Spektakuler

Dinosaurus merupakan hewan pra sejarah yang sangat populer. Para Ilmuwan memperkirakan jutaan tahun yang lalu Bumi ni dipenuhi oleh hewan - hewan raksasa yang luar biasa. Namun, punah kemudian punah, dengan berbagai teori, ada yang mengatakan karena adanya meteor raksasa yang menabrak bumi dan memusnahkan dinosaurus itu.
Dari berbagai jenis fosil Dinosaurus, ada suatu spesies Dinosaurus yang sangat spektakuler dan terkenal, yaitu ceratopsoans, Dinosaurus bertanduk. Salah satu jenisnya adalah Triceratops, Dinosaurus bertanduk yang paling terkenal karena sering muncul di berbagai film dinosaurus.
Berikut ini ada 10 Jenis Dinosaurus bertanduk yang sangat luar biasa!! Check It Out!!

1. Kosmoceratops
Salah satu Dinosaurus yang terakhir ditemukan fosilnya ini kami tempatkan pada urutan pertama. Karena Kosmoceratops ini memiliki sedikitnya 13 tanduk di kepalanya.!!(15 jika menghitung tanduk pada rahangnya.). Ilmuwan menamakannya "Dinosaurus paling cantik" karena hiasannya yang sangat banyak,. Tanduk - tanduk yang ada di bagian depan wajahnya adalah tanduk yang tidak terlihat untuk menyerang, tapi lebih digunakan untuk menakuti predator dan saingannya. Dinosaurus ini diperkirakan hidup di Amerika Utara, Fosilnya ditemukan di Utah, negara bagian di Amerika barat.

2. Coahuilaceratops
Coahuilaceratops magnacerna sangat mirip dengan Pentaceratops, jenis Dinosaurus paling terkenal yang telah disebutkan di pendahuluan di atas. Fosil dinosaurus ini ditemukan di sebelah utara Meksiko, Coahuila. Dia memiliki sebuah tanduk di atas hidungnya, dan sepasang tanduk di bagian atas yang merupakan tanduk terbesar diantara dinosaurus bertanduk lainnya. Panjangnya kira - kira 1.5 meter. Nama sebutannya (magnacuerna horns berarti tanduk besar). Walaupun ada yang memperkirakan beratnya hingga 12 tons (2 kali berat T-rex), namun sebenarnya beratnya hanya sekitar 5 ton, seukuran gajah dengan panjang 7 meter. Hal ini dijelaskan pada tahun 2010 ini, yang merupakan salah satu tambahan keterangan tentang ceratopsian ini.

3. Rubeosaurus
Rubeosaurus dulunya dimasukan pada spesies Styracosaurus. Ukuran tanduk pada rumbainya lebih kecil dari Styracosaurus, tetapi tanduk di hidungnya sangat besar, sehingga sangat pantas disebut sebagai senjata yang sangat berbahaya. Tidak seperti tanduk pada Badak, yang secara keseluruhan terbuat dari keratin (protein penyusun rambut dan kuku), Rubeosaurus, dan kebanyakan ceratopsians, tersusun atas sel tulang penuh, yang dilapisi oleh keratin. Keratin biasanya tidak bisa menjadi fosil, sehingga diperkirakan tanduk ceratopsians ini lebih panjang dan tajam pada saat dia masih hidup dari pada fosil nya yang telah ditemukan. Sayangnya, tanpa lapisan keratin yang tersisa, tidak mungkin ukuran sebenarnya dapat diperkirakan. Bagian tanduk unik dari Rubeosaurus ini adalah tanduk yang ada di bagian atas rumbainya. Terdapat sepasang tanduk yang saling bertemu, sehingga membentuk segitiga.

4. Diabloceratops
Diabloceratops berarti "wajah setan bertanduk". Fosilnya ditemukan di Utah. Dinosaurus ini memiliki tanduk pada hidung yang kecil., tetapi tanduk pada keningnya sangat besar, dan tanduk yang ada di rumbainya jauh lebih besar lagi.
Keempat tandunya itu, dengan dua buah tanduk yang ada di keningnya, membuat penampilannya sangat aneh, sangat berbeda dengan dinosaurus lain yang pernah ditemukan. Diabloceratops diperkirakan sebagai dinosaurus bertanduk yang primitif, karena memiliki beberapa persamaan anatomi dengan protoceratosids. Rahangnya sangat padat dan kuat, serta tanduk dan tubuhnya sangat kokoh, sehingga diperkirakan dinosaurus ini menggunakannya untuk melawan predator yang mengancam mereka.

5. Einiosaurus
Fosil Einiosaurus ditemukan pada tahun 1985, dan diberi nama pada tahun 1995. Namanya berarti "Kadal bison". Walaupun sangat dekat dengan Styracisaurus, dia memiliki tampilan yang berbeda. Dia hanya memiliki dua tanduk yang panjang dan lurus di rumbai kepalanya , dan sebuah tanduk aneh, "pesek", dan melengkung ke depan di atas hidungnya, sehingga terlihat seperti pembuka botol. Walaupun tanduk di bagian hidungnya tidak terlihat sebagai senjata yang efektif, tapi tanduk lurus yang ada di rumbainya mungkin digunakan untuk bertahan dari berbagai karnifora, salah satunya mencegah serangan pada punggungnya. SepertiPachyrhinosaurus, Einiosaurus diketahu hidup di habitat yang luas. Fosil dinosaurus ini ditemukan di daerah Montana.

6. Styracosaurus
Walaupun dinosaurus ini salah satu dinosaurus klasik dan telah diketahui sejak tahun 1913, Styracosaurus telah menjadikan dirinya sebagai salah satu ceratposians yang spektakuler. Dia memiliki sebua tandukyang panjang dan berbahaya di bagian moncongnya, dan enam tanduk lainnya di bagian rumbainya (sehingga ia diberinama yang artinya reptile berduri). Dinosaurus ini terlihat sangat menakutkan, sehingga dimungkinkan banyak predator yang tidak berani untuk secara langsung berhadapan dengan dinosaurus ini. Dinosaurus ini panjangnya sekitar 5.5 meter dengan berat sekitar 3 ton. Fosilnya ditemukan di Kanada.

7. Pentaceratops
Pentaceratops sering dikatakan memiliki tulang tengkorak terbesar dari semua hewan darat ( walaupun meungkin Torosaurus dan Eotriceratops mampu menyainginya). Namanya berarti "Muka bertanduk lima". Sebenarnya mungkin ada salah perhitungan dan perkiraan, karena kedua tanduk yang ada, sebenarnya merupakan tulang epujugal (seperti duri yang timbul dari tulang dekat matanya) yang banyak dimiliki ceratopsians, tapi ukurannya sangat besar pada Pentaceratops ini. Rumbainya memiliki dua lubang atau "fenestrae" yang dilapisi oleh kulit ketika masih hidup.
Para ahli Paleontology yakn bahwa kulit ini berwarna cerah dan digunakan untuk menakuti predator dan menantang saingan dalam spesies yang sama. Bahkan ada yang berspelulasi bahwa mereka mampu mengganti warna dan corak dari kulit ini seperti bunglon. Dinosaurus ini ditemukan di Meksiko, dengan panjang 8 meter dan berat 5.5 ton.!

8. Medusaceratops
Ceratopsian ini memiliki bentuk tanduk melengkung yang aneh di bagian rumbainya. Tanduk ini panjangnya sekitar 7 meter. Dinosaurus ini sebelumnya dinamakanAlbertaceratops, namun pada tahun 2010 namanya telah diganti dengan nama di atas. Medusaceratops berarti "wajah medusa bertanduk", karena tanduknya yang bengkok mirip dengan Medusa, tokoh wanita berambut ular dari mitologi Yunani kuno. Dinosaurus ini ditemukan di Montana Amerika barat, dan diperkirakan hidup sekitar 77 juta tahun yang lalu.

9. Pachyrinosaurus
Namanya berarti "reptile berhidung tebal", karena selain memiliki tanduk yang dimiliki oleh kabanyakan ceratopsians, makhluk ini memiliki tulang aneh yang tumbuh di bagian depan, yang terlihat seperti telah terpotong karena sebuah perkelahian.:D. Mereka juga memiliki tanduk dan duri di bagian rumbainya dan memiliki sebuah tanduk aneh yang berada di belakang matanya. Ukuran dan bentuk dari ornamen - ornamen itu berbeda - beda pada setiap individu, dan mungkin membantu mereka untuk mengenal satu sama lain .Banyak fosil yang ditemukan teridiri dari berpasang - pasang individu dengan satu individu muda dan dewasa. Ini menunjukan bahwa dinosaurus ini hidup berkelompok. Hewan ini berukuran cukup besar, panjangnya mencapai 8 meter dan beratnya sekitar 4 ton!

10. Eotriceratops
Eotriceratops ini dinamakan pada tahun 2007, yang berarti "Triceratops awal", karena mirip dengan Triceratops tapi hidup jutaan tahun sebelumnya. Sejan Triceratops terkenal, tampilan Eotriceratops ( rumbai yang khas, dua buah tanduk di bagian mata dan sebuah tanduk di bagian hidung) menjadi sangat familiar. Tapi ada satu hal yang membuat dinosaurus ini spesial, yaitu ukurannya!! Dia adalah ceratopsian terbesar yang pernah ada, berdasarkan penelitian para ahli paleontology, dilihat dari ukuran tulang tengkoraknya yang sepanjang 3 meter dan sama beratnya dengan sebuah mobil, hewan ini dimungkinkan memiliki panjang sekitar 9 - 10 meter dan beratnya melebihi Tyranosaurus rex. Dinosaurus ini hidup di Kanada 68 tahun yang lalu.
sumber: yudi-setiadi.com

Senin, 06 Desember 2010

16 Hukuman Sadis Dalam Sejarah Kekaisaran Cina Kuno

http://docs.law.gwu.edu/facweb/dclarke/public/punishments/Punishment%20of%20the%20Cangue%20(6).jpg
http://docs.law.gwu.edu/facweb/dclarke/public/punishments/Punishment%20of%20the%20Bastinado%20(3).jpg
Dalam sejarah hukuman kuno di negara China, ada 16 jenis hukuman yang paling terkenal akan kesadisannya.


1. Dikuliti


Saat menguliti mulai dari tulang belakang, kulit punggung dibelah menjadi dua, perlahan-lahan pisahkan kulit dengan daging, dibuka seperti kupu-kupu yang mengembangkan sayapnya. Selain itu, ada sebuah cara lain untuk menguliti, entah berapa besar tingkat kevalidannya. Yaitu dengan mengubur orangnya di tanah, hanya terlihat kepalanya saja. Buat goresan berbentuk tanda (+) di atas kepala, lalu buka kulitnya, tuangkan mecury ke dalamnya.



Karena berat jenis mercury sangat berat, maka akan dapat memisahkan kulit dan daging, orang yang terbubur di tanah akan merasa sangat kesakitan, namun tidak dapat melepaskan diri. Lalu terakhir akan melompat keluar dari lubang, meninggalkan selembar kulit di tanah... lalu kulit tersebut dijadikan genderang, digantungkan di depan pengadilan untuk memperingatkan orang lain. Pada awalnya, hukuman dikuliti dilakukan setelah mati, kemudian berkembang menjadi dikuliti hidup-hidup.


2. Penggal pinggang


karena penggal pinggang adalah memisahkan tubuh seseorang dari bagian tengah, sedangkan organ-organ penting berada pada tubuh bagian atas, maka yang dihukum tidak akan segera mati, melainkan masih sadar dan memerlukan beberapa saat lagi hingga akhirnya mati. Saat Kaisar Chengzu dari dinasti Ming menghukum mati Fang Xiaoru, yang digunakan adalah penggal pinggang ini. Konon setelah dipenggal, Fang Xiaoru masih bisa merangkak dan menulis huruf 'cuan' (= merebut ; biasanya untuk merebut tahta) di tanah. Setelah menulis 12 setengah huruf, baru akhirnya mati.


3. Pisahkan dengan kereta


Nama lainnya adalah "membelah mayat dengan 5 kuda". Sangat sederhana, yaitu dengan mengikat kepala, kedua tangan & kedua kaki dengan tali, lalu ditarik oleh 5 ekor kuda ke 5 arah yang berbeda, sehingga tubuhnya terbelah menjadi 6 bagian. Konon Shang Yang dihukum mati dengan cara ini. Diperlukan tenaga besar jika ingin memisahkan tubuh orang menjadi 6 bagian, apalagi jika dengan ditarik. maka dapat dibayangkan penderitaan si penerima hukuman. Pada saat benar-benar sudah terpisah, mungkin ia sudah tidak merasakan penderitaan lagi. Kesakitannya adalah pada saat ditarik.


4. Lima hukuman


Gabungan dari penggal kepala, potong kaki, potong tangan, potong telinga dan hidung, "belah menjadi 8 bagian". Biasanya setelah orangnya mati, baru dipotong kepala, tangan & kakinya, lalu tubuhnya dibelah jadi 3. Setelah Kaisar Gaozu dari Dinasti Han mangkat, Permaisuri Lv menangkap selir kesayangannya, Nyonya Qi (ibu dari Liu Ruyi), memotong tangan dan kakinya, juga memotong hidung, telinga & lidahnya, mencungkil matanya, lalu dibuang ke kandang babi, diberi nama "ren zhi" (babi manusia). sampai-sampaia anak Permaisuri Lv juga sangat kaget melihatnya.


5. Hukuman mati pelan-pelan


Pada awalnya adalah setelah mati baru mayatnya dicincang jadi bubur daging, disebut 'hai'. yang pernah menerima hukuman ini adalah Zi Lu, dan putra sulung Zhou Wen Wang: Bo Yi Kao. Kemudian dalam perkambangannya, menjadi lebih mendetil, yaitu hukuman dilakukan apda saat orangnya amsih hidup, tujuannya adalah agar yang dihukum menderita, maka ada ketentuan harus dibacok sampai berapa kali dulu sebelum mati. 



Konon kemudian hukuman ini dilaksanakan oleh 2 algojo, mulai bacok dari kaki, terus hingga 1000 bacokan, yaitu dengan dipotong dagingnya selembar-selembar sampai mati. Katanya jika belum sampai 1000 bacokan sudah mati, maka algojonya juga akan kena hukum. Yang paling mengenaskan adalah jenderal penentang Qing pada jaman Ming akhir, Yuan Chonghuan. Karena kaisar Chongzhen terkena siasat adu domba musuh & mengira ia berkhianat, maka dijatuhi hukuman "lingchi".


Sebelum hukuman dijalankan, tubuhnya dililit dengan jala ikan agar daging-dagingnya menonjol keluar, lebih mudah untuk dipotong-potong. lalu dibawa keliling kota, ditonton oleh rakyat, dagingnya pun dimakan oleh rakyat. Penderitaan secara batin mungkin bisa melebihi penderitaan secara fisik. Ini adalah salah satu hukuman resmi di jaman Ming - Qing.


6. Jerat / gantung


Hukuman jerat di Zhongguo biasa menggunakan senar busur. Yaitu dengan meletakkan senar busur pada leher yang akan dihukum, senar menghadap ke depan, algojo berdiri di belakang sambil memutarkan busurnya semakin lama semakin kencang. Yang dihukum akan mati pelan-pelan. Ayah-anak Yue Fei mati di Paviliun Fengbo dengan cara seperti ini. (karena ia adalah pejabat berjasa, tidak boleh dipenggal, harus meninggalkan jasad yang utuh). Sedangkan Raja Gui dari Dinasti Ming akhir juga dibunuh dengan cara jerat/gantung ini oleh Wu Sangui.


7. Dimasak / direbus


Pada jaman Dinasti Tang, jaman pemerintahan Wu Zetian, ada seorang pejabat bernama Lai Junchen yang suka menggunakan cara-cara hukuman yang kejam. Terhadap tawanan yang tidak mau mengaku, ia sering menginterogasi dengan memaksa menggunkan hukuman sadis. Yaitu dengan menggunakan sebuah kuali dan menyuruh tawanan masuk ke dalamnya, lalu di bawah kuali dibakar api (seperti memasak). Kalau tawanan tetap tidak mau mengakui kesalahannya, maka akan mati kepanasan. 



Kemudian Wu Zetian mendengar hal ini dan memanggil Lai Junchen. Ia bertanya pada Lai Junchen, apa yang dilakukan bila ada tawanan yang tidak mau mengaku. Lai Juunchen menceritakan cara ini dengan bangga. Wu Zetian pun berkata dengan tenang, “Persilakan dia masuk ke kuali.” … dan Lai Junchen pun mati dibakar.


8. Kebiri habis


Sima Qian pernah menerima hukuman ini sebelum menuliskan kitab sejarah (Shi Ji). Cara kebiri di Zhongguo sangat mendetil. Pertama-tama, ikat adik kecil (termasuk kantung keturunan) agar darah tidak dapat mengalir, sampai rusak secara alami, baru kemudian dipotong dengan pisau (seluruhnya, bukan hanya adik kecilnya saja). Setelah dipotong, bubuhi dengan abu wangi untuk menghentikan darah, tancapkan bulu angsa pada lubang jalur kencing. Tunggu beberapa hari, cabut bulu angsa. Kalau bisa kencing, berarti proes kebiri telah berhasil. 



Kalau tak bisa kencing, anggap saja gagal, jadi orang cacat, biasanya akan mati keracunan kencing yang tak bisa keluar. Jadi kalau mau mengebiri orang untuk dijadikan kasim, sebaiknya kebiri waktu masih kecil. Semakin tua, resikonya akan semakin besar. Hukuman ini sering digunakan oleh kaum bangsawan untuk menggantikan hukuman mati. Sebaliknya, untuk wanita, adalah dengan ditutup.


9. Lumpuhkan kaki


Untuk potong kaki ini, ada beberapa macam penjelasan yang berbeda. Ada yang bilang dengan memotong kaki dari lutut ke bawah. Ada juga yang bilang dengan mengambil tulang lutut. Yang kedua tampaknya lebih dapat dipercaya. Pokoknya, ini adalah sejenis hukuman kejam dengan membuat orang jadi lumpuh. Pada jaman Zhan Guo, Sun Bin (孙宾) pernah menerima hukuman ini. 



Setelah menerima hukuman, baru namanya dibah menjadi Sun Bin (孙膑 --- 膑 : hukuman lumpuhkan kaki dengan diambil tulang lututnya). Jika tulang lutut diambul, maka antara kaki bagian atas dan kaki bagian bawah akan kehilangan hubungan, berdiri pun tidak bisa. Maka dalam sejarah tidak resmi, Sun Bin bahkan tak bisa emnunggang kuda saat berperang, harus naik kereta (baik kereta kuda ataupun kereta yang didorong manusia).


10. Tusuk dengan jarum


Yaitu dengan menusukkan jarum pada celah kuku. Biasa digunakan untuk tawanan wanita.


11. Kubur hidup-hidup


Sering digunakan pada jaman Zhan Guo. Karena hemat tenaga, juga cepat. Hukuman kubur pada jaman perang, biasanya tawanan perang disuruh menggali lubang sendiri, kemudian dibunuh dan dimasukkan ke dalam lubang itu. Kalau waktunya tidak cukup, langsung saja dimasukkan ke dalam lubang dan dikubur hidup-hidup. Hukuman kubur hidup-hidup ini sudah ada sejak jaman kuno. Tapi belum pernah tercatat ada tokoh terkenal yang mati dihukum dengan cara ini. Yang lebih kejam yaitu dengan dikubur dalam posisi berdiri, dengan kepala di atas permukaan tanah, kemudian disiksa dulu.


12. Racun Zhen


Racun zhen sepertinya merupakan cara yang cukup berperikemanusiaan di antara hukuman-hukuman kejam ini. Di antara racun-racun jaman Zhongguo kuno, yang paling terkenal adalah racun zhen. Dari sinilah asal muasal dari peribahasa “minum zhen untuk menghilangkan haus”. Biasa digunakan untuk hukuman “diberi kematian” (maksudnya disuruh bunuh diri sendiri).


13. Hukuman tongkat


Yang dimaksud dengan tongkat, bukan berarti dipukul dengan tongkat. Melainkan tongkat dimasukkan dari mulut sampai ke dalam tubuh sampai seluruh tongkatnya masuk, lambung dan organ tubuhnya pecah, yang dihukum akan mati dengan tragis. Dalam sejarah resmi, tidak ada catatan tentang hukuman ini. Cara hukuman ini muncul pada novel Xia Ke Xing karya Jin Yong. Bahkan ada julukan indahnya yaitu “membuka mulut dan tertawa”.


14. Potong dengan gergaji


Yaitu dengan menggergaji orang sampai mati. Ketragisannya sebanding dengan lingchi & kuliti. Maka di antara hukuman-hukuman kejam di neraka, ada tertulis tentang hukuman gergaji sampai mati ini. Sebenarnya, hukuman gergaji ini tidak hanya ada dalam dongeng, melainkan juga ada di dunia nyata. Dalam tercatat, bawahan dari selir kesayangan Raja Wu (Sun Hao), merampas harta rakyat di pasar.



Pengurus pasar, pejabat Chen Sheng adalah pejabat kesayangan Sun Hao. Ia menangkap sang perampas dan dihukum. Sang selir melapor pada Sun Hao, Sun Hao marah, lalu mencari-cari alasan dan menangkap Chen Sheng atas dalih kesalahan yang lain. Lalu memerintahkan algojo mambakar gergaji sampai memerah, dan emnggergaji kepala Chen Sheng. Mayatnya dibuang ke bawah Si Wang Tai.


15. Patahkan tulang belakang


Saat seseorang punya dendam yang mendalam pada musuhnya, maka ia akan terpikirkan cara mematahkan tulang belakang ini. cara ini memang merupakan salah satu cara untuk melampiaskan amarah, karena begitu tulang belakang patah, orangnya pasti akan mati. Dalam sejarah Zhongguo, patahkan tulang belakang ini juga merupakan salah satu bentuk hukuman yang penting. menurut, pada jaman Chunqiu, Ji Chong'er bermaksud menentukan hukum tertulis secara jelas agar masyarakat patuh pada hukum, kemudian ia berunding dengan para penasehat. 



Seorang pejabat Ji Chong'er yang bernama Dian Jie datang sangat terlambat. Ada yang menganggap Dian Jie bersalah 7 harus dihukum. Ji Chong'er setuju, dan Dian Jie dihukum dengan dipatahkan tulang belakangnya. Semua pnasehat (pejabat) negara Jin dangat takut, mereka berkata: 'Dian Jie yang sudah ikut Ji Chong'er mengembara ke negara-negara selama 19 tahun, memiliki jasa yang sangat besar, karena kesalahan kecil saja dihukum dengan begitu berat. Bagaimana dengan kami?' Sejak saat itu, semua orang jadi sangat taat pada hukum.


16. Sisir & bersihkan


Yang dimaksud dengan sisir & bersihkan, bukanlah anak gadis yang sedang bersolek, melainkan nama sebuah hukuman sadis. yang dimaksud adalah menguliti kulit orang dengan sikat besi hingga hanya tinggal tulang & daging saja, sampai akhirnya mati. Pencetus pertama hukuman ini adalah Zhu Yuanzhang. Berdasarkan catatan karangan Shen Wen, pada saat menjalankan hukuman ini, algojo melepas seluuh pakaian penerima hukuman, lalu dibaringkan di atas ranjang besi, tubuhnya disiram dengan air mendidih beberapa kali, lalu dikuliti dengan menggunakan sikat besi. 



Sama halnya seperti rakyat menyiram babi dengan air panas untuk dicabuti bulunya. Terus hingga kulit dan daging terkelupas habis & tulangnya terlihat. Penerima hukuman biasanya belum sampai selesai sudah mati duluan. Sisir & bersihkan ini memiliki persamaan prinsip dengan hukuman mati pelan-pelan (no 5). Menurut ada tercatat, Wu Sansi pernah mengutus Zhou Lizhen untuk menangkap Heng Yanfan, kemudian diseret-seret di atas rakit bambu sampai dagingnya terkoyak & terlihat tulangnya, kemudian memukulinya dengan tongkat sampai mati.


source: http://reasonizer.blogspot.com/2010/12/16-jenis-hukuman-jaman-china-kuno-yang.html

KOTAK KOMENTAR

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...